Soekarno didasarkan pada kehidupan Sukarno, dan mencakup periode dari masa kecilnya hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang bersejarah pada tahun 1945. Pada tahun 1931, pemerintah Hindia Belanda di Jawa menangkap Sukarno, seorang nasionalis muda yang bercita-cita membebaskan Indonesia dari penjajahan Belanda . Ia kemudian dipenjara di Penjara Banceuy di Bandung . Sukarno menemukan cara untuk melawan dengan menyampaikan pidato pembelaannya yang terkenal “Indonesia Menggugat!” ( Indonesia Menuduh! ) dalam persidangannya di Pengadilan Negeri Bandung.
Soekarno ( Bahasa Indonesia : Soekarno: Indonesia Merdeka — “Kemerdekaan Indonesia”) adalah film biografi Indonesia tahun 2013 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan ditulis oleh Ben Sihombing. Film ini mengisahkan kehidupan almarhum Sukarno , presiden pertama Indonesia . Sukarno, yang lahir dengan nama “Kusno”, adalah salah satu tokoh utama yang memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda. Film ini dibintangi oleh Ario Bayu sebagai Sukarno.
Pada tanggal 13 Desember 2013, Pengadilan Manajemen Bisnis Jakarta Pusat (PTUN) mengabulkan perintah yang diajukan oleh salah satu putri Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri , untuk menghentikan penayangan film tersebut. Beberapa kritikus film mengkritik film tersebut karena terlalu komersial dan mengambil kebebasan dalam penggambaran peristiwa dan tokoh sejarah. [ 1 ] Namun kemudian, pada tanggal 7 Januari 2014, PTUN memutuskan untuk membatalkan keputusan sebelumnya dan mengizinkan film tersebut untuk ditayangkan.






